Portal Pengumuman

Pengumuman, Event, Beasiswa Pendidikan, Event Olahraga, Teknologi Terbaru, dan berbagai informasi terkini lainnya.

Loading...

Wednesday, May 2, 2018

Facebook Adakan F8 2018 Awal Mei Ini


Raksasa Sosial Media terbesar dunia, Facebook, pada awal Mei ini mengadakan acara tahunannya yang diberi tajuk F8. Pada tahun ini, perhelatan F8 digelar di San Jose, California, 1-2 Mei 2018. Acara ini merupakan ajang kumpulnya para developer dunia yang biasanya menunggu-nunggu terobosan-terobosan baru apa yang sedang atau telah dihasilkan Facebook.

Pada sesi keynote F8 tahun ini, seperti tahun lalu pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan teknologi-teknologi terbaru dan kebijakan-kebijakan terkini dari perusahaan raksasa ini. Sebagai ajang berkumpulnya para developer, salah satu informasi pertama yang disampaikan Mark dalam Keynote-nya adalah dibukanya kembali App Review sehingga para developer dapat terus bekerja dengan platform Facebook.

Mark juga menekankan pentingnya para developer, termasuk Facebook sendiri membangun tools dan aplikasi dalam platform Facebook sekaligus menjaga penggunaannya untuk tujuan kebaikan. Pada tahun sebelumnya, platform ini sendiri telah berperan bagi upaya rehabilitasi korban Badai Katrina di US untuk menggalang kembali kehidupan para korban. Selain itu juga tumbuhnya lebih dari 80 juta UMKM yang memanfaatkan platform Facebook untuk mengembangkan usahanya.

Selain itu, menanggapi isu mengenai data breach beberapa waktu sebelumnya, Mark mengatakan bahwa ke depan salah satu fokus perhatian dari Facebook juga mencakup perlindungan terhadap integritas pemilu. Pada kasus Cambridge Analytica, ia mengakui bahwa perusahaannya tidak mampu mengantisipasi sebelumnya akan terjadinya fenomena gangguan terhadap proses pemilu dari sisi pembentukan persepsi dan opini publik melalui sosial media, yang meliputi di dalamnya "large network of fake account" (jaringan akun palsu yang masif dan terorganisir).

Untuk itu, pada Desember 2017 Facebook telah men-deploy semacam tool Artificail Intelligence yang mampu menemukan akun-akun yang berusaha menyebarkan berita palsu sebelum dilaksanakannya pemilu Alabama. Bahkan beberapa bulan sebelumnya, pada Mei 2017 AI tools Facebook berhasil melumpuhkan ribuan akun sebelum pelaksanaan pemilu Perancis, serta bekerjasama dengan German Election Commission untuk mengidentifikasi ancaman dari sisi sosial media sebelum dilaksanakannya pemilu di Jerman. Pada akhir tahun 2018 bahkan memasang target untuk mempekerjakan 20.000 Security and Content Reviewers di Facebook.

Milestone Facebook dalam perlindungan integritas pemilu (Sumber: https://developers.facebook.com/videos)
Sedangkan dalam upayanya memerangi Fake News atau berita palsu, menurut mark, terdapat 3 (tiga) kategori yang menjadi fokus penanganan Facebook.

Kategori pertama adalah Spam, kategori kedua adalah Fake Accounts (akun palsu), kategori terakhir adalah real account yang gemar menyebarkan berita hoax. Ketiga kategori ini menurut Mark akan menjadi fokus untuk "diperangi" oleh Facebook dalam waktu ke depan.

Terkait perlindungan terhadap Data Privacy, satu perubahan terkini yang dilakukan adalah dimana API untuk Group dan Events saat ini membutuhkan Access Token dan tidak bisa diakses langsung secara anonymous, serta terbatasnya akses pada Grup, Event dan Login data.

Facebook juga akan melakukan investigasi menyeluruh terkait Apps khususnya pada Apps yang memiliki akses data yang luas. Apabila terbukti melanggar TOS Facebook dan melakukan abuse pada data user, maka developer apps tersebut akan di banned oleh Facebook.

Selain itu, tentunya dalam ajang F8 2018 kali ini, banyak engineer di Facebook yang juga memberikan presentasi terkait perkembangan teknik atau metode baru di platform ini. Untuk lebih lengkapnya, anda dapat menuju laman resmi F8 2018 di sini


No comments:

Post a Comment