Portal Pengumuman

Pengumuman, Event, Beasiswa Pendidikan, Event Olahraga, Teknologi Terbaru, dan berbagai informasi terkini lainnya.

Loading...

Sunday, May 27, 2018

MIT Kembangkan Nanoparticles yang Dapat Dimanfaatkan Melawan Kanker


Sumber: pixabay.com | designeon

Para peneliti di Massachusets Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat, belum lama ini melakukan penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan khususnya terkait dengan penanganan kanker. Para peneliti tersebut menemukan bahwa ternyata partikel nano (nanoparticles) yang diperlakukan sedemikian rupa dapat dimanfaatkan sebagai payload untuk membawa dua jenis obat yang dapat menembus barikade darah di otak untuk memperkecil glioblastoma tumor.

Menurut laporan yang dimuat di laman resmi MIT (24/5) lalu, dilaporkan bahwa tim MIT telah berhasil melakukan penelitian guna memerangi gioblastoma multiforme, sejenis tumor yang menyerang jaringan otak yang juga merupakan jenis kanker yang paling sulit ditangani.

Para peneliti MIT menyampaikan, rerata harapan hidup para pasien yang didiagnosa dengan jenis tumor ini adalah kurang dari 15 bulan saja. Selama perawatan pun, jenis obat yang dapat diberikan untuk kanker jenis ini juga sangat terbatas.

Baru-baru ini para peneliti MIT berhasil menemukan metode yang diklaim lebih baik dalam hal pemberian obat untuk perawatan terhadap pasien dengan glioblastoma multiforme, yaitu dengan memanfaatkan nano partikel untuk membawa dua jenis obat yang didesain untuk melalui rintangan sel darah di otak dan langsung menempel/menyerang sel-sel kanker/tumor.

Dua jenis obat yang ditransport melalui nano partikel tersebut masing-masing bertugas untuk menyerang dan merusak DNA sel tumor serta mencegah sel tumor untuk kembali melakukan perbaikan diri. Pada percobaan yang dilakukan pada otak tikus, metode tersebut berhasil memperkecil ukuran tumor dan mencegah tumor kembali membesar.

Temuan ini juga telah diterbitkan di dalam sebuah artikel ilmiah berjudul "Enhanced efficacy of combined temozolomide and bromodomain inhibitor therapy for gliomas using targeted nanoparticles" yang terbit di Jurnal Nature Communications.

Menurut Paula Hammond, salah satu penulis utama artikel ilmiah tersebut, pendekatan pengobatan glioblastoma multiforme dengan metode ini selain mampu melalui rintangan darah-otak juga mampu secara efektif mengirimkan dua jenis obat khusus yang ditujukan langsung pada sel tumor.

Nano partikel yang dipakai sebagai 'kendaraan' bagi obat yang akan dikirimkan ke sel tumor di otak pasien disebut liposome. Dengan bentuk seperti droplets bulat, dua jenis obat tersebut dibawa di inti partikel dan di selimut partikel.

Para peneliti tersebut melapisi liposome dengan protein bernama transferrin sehingga dapat melalui 'rintangan' darah-otak yang membatasi jaringan otak dengan sirkulasi darah agar molekul-molekul besar tidak masuk ke otak. Transferrin tersebut yang juga akan berfungsi untuk melekatkan obat ke permukaan sel tumor sehingga obat dapat bekerja optimal langsung di sumber masalah.

Sedangkan dua jenis obat yang dipakai dan diantar ke sel tumor di otak dengan bantuan nano partikel adalah temozolomide yang dibawa di dalam inti partikel, serta obat eksperimental bromodomain inhibitors. Temozolomide berfungsi merusak DNA sel tumor, sementara bromodomain inhibitors berfungsi mencegah sel tumor memperbaiki dirinya sendiri.

Liposome, polyethylene glycol (PEG), dan komponen lain penyusun liposome ini juga telah mendapat persetujuan dari FDA, organisasi pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat.



Sumber: http://news.mit.edu/2018/tiny-particles-could-help-fight-brain-cancer-0524
Paper: https://www.nature.com/articles/s41467-018-04315-4


No comments:

Post a Comment