Portal Pengumuman

Pengumuman, Event, Beasiswa Pendidikan, Event Olahraga, Teknologi Terbaru, dan berbagai informasi terkini lainnya.

Loading...

Thursday, May 17, 2018

Program Registrasi Ulang Kartu SIM Berakhir, Jumlah Pelanggan Tercatat Lebih dari 250 Juta Nomor


Sumber: pixabay.com

Kementerian Komunikasi dan Informatika baru-baru ini mengumumkan berakhirnya Program Registrasi Ulang Kartu SIM Telepon yang beberapa waktu yang lalu sempat membuat banyak kalangan khawatir dengan keamanan datanya. Namun demikian, di akhir program ini ternyata jumlah pelanggan (nomor) seluler yang tercatat melebihi 250 juta nomor pelanggan.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)) Ahmad M. Ramli, dan juga Merza Fachys selaku Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI). Sebagaimana dikutip dari laman pressrelease.id, dari hasil registrasi ulang maupun registrasi baru kartu SIM telepon, terhitung sebanyak 254.792.159 (Dua ratus lima puluh empat juta tujuh ratus sembilan puluh dua seratus limapuluh sembilan) nomor telah didaftarkan sampai dengan 30 April 2018.

Menurut Ahmad dan Merza, angka perhitungan tersebut merupakan angka final setelah dilakukan pencocokan data terkait nomor yang didaftarkan dengan data yang sah, dan nomor yang tidak didaftarkan dengan data yang konsisten, serta nomor yang tidak didaftarkan dan diblok.

Dengan berakhirnya program tersebut, jelas Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, maka proses registrasi nomor kartu SIM telepon setelah berakhirnya program ini dilakukan dengan proses seperti biasa.

Sementara itu, bagi outlet-outlet penjualan seluler yang tergabung dalam Kesatuan Niaga Cellular Indonesia (KNCI) akan dilakukan Perjanjian Kerjasama (PKS) pemberian wewenang melakukan registrasi nomor pelanggan kepada outlet lebih dari 4 nomor kartu mengingat outlet juga membantu pelanggan dalam melakukan registrasi kartu SIM telepon seluler.

Untuk itu, Pemerintah mengharapkan penrjanjian terkait pemberian kewenangan regitrasi kartu ini kepada outlet seluler dapat dilakukan sebelum 21 Juni 2018. Bentuk dari perjanjian ini nantinya bisa berupa e-license atau kontrak elektronik sesuai peraturan yang berlaku.


Sumber: http://www.pressrelease.id/release/jumlah-pelanggan-telekomunikasi-seluler-prabayar-hasil-rekonsiliasi-dan-berakhirnya-program-registrasi-ulang



No comments:

Post a Comment