Portal Pengumuman

Pengumuman, Event, Beasiswa Pendidikan, Event Olahraga, Teknologi Terbaru, dan berbagai informasi terkini lainnya.

Loading...

Sunday, July 1, 2018

Ikan Arapaima yang Lepas di Sungai Brantas telah Tertangkap, Apa Saja yang Menarik tentang Ikan Ini?


Sejumlah delapan ekor ikan Arapaima yang beberapa hari lalu ditemukan masyarakat lepas di Sungai Brantas, Jawa Timur, dikabarkan telah dapat ditangkap semuanya oleh masyarakat sekitar. Ikan berukuran "raksasa" yang memiliki habitat asli di Sungai Amazon, Brazil tersebut memiliki beberapa karakteristik yang cukup menarik untuk diketahui. Lalu, apa saja hal yang menarik mengenai Ikan Arapaima ini?

Menurut informasi yang dihimpun oleh Dailymail dan laman Siffis, ikan ini merupakan spesies ikan yang terbesar di perairan Amazon. Bentuknya yang besar dilengkapi dengan sisik yang memiliki fitur biologis seperti "perisai". Hal ini karena habitat ikan Arapaima ini berada dalam habitat yang sama dengan ikan pemangsa yang terkenal buas di Amazon yaitu ikan Piranha.

Menurut laman National Geographic, ikan Arapaima yang memiliki nama latin Arapaima gigas ini dapat tumbuh hingga mencapai panjang 3 meter dengan berat lebih dari 180 Kilogram. Warnanya kelabu dan agak keperakan. Secara sepintas ikan ini memiliki kemiripan bentuk dengan ikan Indonesia yaitu ikan Arwana (Scleropages formosus).

Ikan besar ini dikatakan lebih sering berenang dekat dengan permukaan air. Karenanya, ikan sungai ini juga lebih banyak memangsa ikan-ikan dan binatang lain yang berada di dekat permukaan sungai. Bahkan menurut para ahli hewan, ikan ini kadang juga dapat memangsa burung-burung yang sedang berada di dekat permukaan air.

Arapaima gigas | Sumber: © Citron / CC BY-SA 3.0
Karena pola hidupnya yang berada di dekat permukaan dengan tubuh yang besar, pada jaman dahulu, para penduduk lokal sekitar Amazon sering memburu ikan ini untuk dikonsumsi dagingnya dan sisiknya dibuat sebagai perhiasan/pernik-pernik.

Dengan karakteristiknya sebagai ikan predator dengan ukuran besar, tentunya keberadaan ikan ini di perairan Sungai Brantas yang terjadi baru-baru ini dapat menimbulkan bahaya terhadap ekosistem yang ada dan juga kekhawatiran masyarakat.



No comments:

Post a Comment